Kamis , 21 Oktober 2021

Rakor Penanganan Covid-19 di Sulawesi Tengah Bersama Bupati Ini Disampaikan Gubernur

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  

SIGI, Sigipos.com,- Bupati Sigi, Bupati Sigi Mohamad Irwan, bersama Ketua DPRD Kabupaten Sigi beserta Unsur FORKOPIMDA Kabupaten Sigi didampingi oleh Kasat POL PP dan DAMKAR, Plt. Kadis Kesehatan, Sekretaris BPBD, Sekretaris Dinas Perhubungan dan Sekretaris POL PP dan DAMKAR Kabupaten Sigi, mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Sulawesi Tengah secara virtual yang diPimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola yang didampingi oleh Unsur FORKOPIMDA, Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, serta diikuti oleh seluruh Bupati/Wali Kota se Sulawesi Tengah, Selasa (29/12/2020).

Gubernur Sulawesi Tengah mengatakan bahwa tingkat kesembuhan pasien covid-19 merupakan tanggung jawab kita bersama. Ia berharap kepada semua Kabupaten/Kota agar bersama-sama peduli khusus dipenanganan isolasi mandiri dan lebih diseriusi penanganannya.

Gubernur juga, berterima kasih kepada Rumah Sakit yang sudah berusaha menambah fasilitas tempat tidur walaupun dengan kapasitas yang terbatas. Gubernur juga berterima kasih atas dukungan dan keterlibatan dari Rumah Sakit Swasta.

” saya berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menaati 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak) dan menjauhi kerumunan. Dalam rangka upaya pencegahan akan diberlakukan kembali pembatasan kegiatan dimalam hari, dan untuk pelaku perjalanan yang akan masuk ke Daerah Provinsi Sulawesi Tengah wajib menunjukkan hasil pemeriksaan Rapid Antigen/Swab PCR Non Reaktif baik lewat darat, laut, maupun udara dan akan mulai berlaku pada Tanggal 29 Desember 2020 sampai dengan terjadinya penurunan kasus Covid-19 yang signifikan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada Natal dan Tahun Baru,”ungkapnya.

Hal ini dilakukan sesuai dengan sesua dengan Maklumat dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor : Mak/4/XII/2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru Tahun 2021 dan Surat Edaran Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Nomor : 443/692/DIS. KES Tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Provinsi Sulawesi Tengah.

Sementara itu Bupati Sigi melaporkan beberapa hal yaitu mengenai jumlah kasus terkonfirmasi beberapa saat kemarin berjumlah 125 orang, sembuh 109 orang, meninggal 6 orang, dalam Karantina 10 orang. Adapun langkah – langkah kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi yaitu tidak melakukan isolasi mandiri atau perawatan di rumah ataupun ditempat – tempat yang ditentukan sendiri.

Menurutnya, Pemda Sigi mengambil langkah untuk mendorong pasien yang bersangkutan untuk dirawat langsung di Rumah Sakit yang memang sudah diakui untuk melakukan perawatan yang terkena kasus tersebut.

” Hal-hal yang sudah dilakukan Pemda Sigi dengan mendorong penguatannya lewat Bandara sesuai kerja sama dengan Pemerintah Provinsi, para perawat kami sedang di Bandara dengan petugas lainnya untuk mengecek atau melacak pelaku perjalanan dari luar daerah yang akan masuk ke Kabupaten Sigi. Karena keterbatasan Pemda hanya melakukan kebijakan antara lain tetap pada posisi protokoler kesehatan yang dianjurkan dimana setiap kegiatan yang dilakukan tidak melebihi kapasitas diatas 50 orang, menyiapkan tempat cuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan menghindari kerumunan,”jelas Bupati.

Selanjutnya Bupati juga menyampaikan bahwa sudah dilaksanakan rapat bersama Kapolres yang di Pimpin langsung Oleh Kapolres. Sehingga langkah-langkah kebijakan antara lain : tidak melakukan kegiatan-kegiatan apapun disemua titik di Kabupaten Sigi karena melihat begitu meningkatnya masyarakat yang terkonfirmasi kasus Covid-19, kegiatan-kegiatan lain di Pemda Kabupaten Sigi tetap berkoordinasi dengan Pihak TNI/POLRI, OPD, yang selalu bersama-sama dalam setiap kegiatan.

Sumber : Humas Kab Sigi
Editor : Lin

About REDAKSI

Check Also

Dua Buah Ranperda Disetujui 7 Fraksi DPRD Sigi

SHARE :    SIGI, Sigipos.com,– Dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diusulkan oleh Badan Pembentukan Peraturan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *