Rabu , 23 Juni 2021

Peringatan Harlah Ke 95 NU, PCNU Sigi Gelar Tahlil Dan Pembacaan Doa

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  

SIGI, Sigipos.com,- Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-95 Nahdlatul Ulama, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Sigi bersama Banom NU gelar tahlil dan pembacaan doa bersama di Kediaman Ketua PCNU Kabupaten Sigi Moh Irwan di Desa Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru Senin Malam (1/2/2021).

Puluhan jamaah hadir dalam acara tersebut. Acara diawali pembacaan tahlil untuk para masyayikh dan muasis Jamiyah Nahdlatul Ulama.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Ketua PCNU Kabupaten Sigi beserta jajarnya, Pengurus NU Provinsi Sulawesi Tengah beserta jajarannya, Ketua GP Ansor Kabupaten Sigi dan Provinsi beserta jajaranya, Ketua PKB Provinsi dan Kabupaten Sigi, pengurus Badan Otonom NU (Banom), Lembaga NU setempat dan para kader NU beserta warga Kabupaten Sigi.

Bupati Sigi yang juga adalah Ketua Tanfidz Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Sigi, Mohammad Irwan dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini untuk meneguhkan komitmen kebangsaan.

Kata dia, Harlah ini dijadikan sebagai pendorong semangat untuk terus memupuk nilai-nilai kebersamaan. Khususnya di Kabupaten, kebersamaan perlu terus di tumbuhkan.

Sebagai ketua cabang NU, kedepannya kata Irwan akan menyisipkan beberapa program yang berkaitan dengan pembinaan mental spritual, khususnya bagi generasi milenial, dimana telah banyak disusupi dengan penyalahgunaan narkotika.

” Persoalan narkoba bukan hanya persoalan pihak keamanan saja, namun NU juga punya peran disini, sebab agama sangat berperan penting dalam memperbaiki ahlak yang tentunya dengan dorongan teman-teman di NU,” Ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua PWNU Provinsi Sulawesi Tengah Dr.KH Ainul Ghoni banyak menyampaikan literatur sejarah tentang organisasi NU di Indonesia.

Kata dia, organisasi yang menjadi embrio yang melahirkan NU setidaknya ada 4 atau 5, diantaranya adalah Nahdlatul Tujjar atau komunitas saudagar, Nahdlatul Wathan atau gerakan kebangsaan, Taswirul Afkar atau gerakan pencerahan pemikiran keagaaman dan kebangsaan, serta Komite Hijjaz.

“Inilah nama organisasi yang melahirkan embrio NU yang kita kenal sekarang ini. Dan yang menggarap organisasi-kecil adalah kiai- kiai besar yang ada di Jawa Timur ketika itu,” Terangnya.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pengurus wilayah Nahdatul Ulama Provinsi Sulawesi Tengah dan sejumlah pengurus Nahdatul Ulama Kabupaten Sigi. Kegiatan ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Lin)

About REDAKSI

Check Also

7 Fraksi DPRD Sigi Setujui Dua Buah Raperda

SHARE :    SIGI, sigipos.com,- DPRD Sigi kembali gelar rapat paripurna. Kali ini agenda pandangan umum fraksi-fraksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *