Senin , 20 September 2021

Tim Gugus Tugas Covid 19 Buol Gelar Konferensi Pers Soal SOP Penanganan Protokol Covid 19 Terhadap Jenazah

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  

Buol,Sigipos.com – Untuk lebih memperjelas penanganan protokol kesehatan dalam musim pandemi covid 19, tim gusus tugas kabupaten buol mengelar konferensi pers diruang pertemuan dilantai dua kantor bupati buol baru-baru ini 15/02/2021.

Dalam kegiatan konferensi pers tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Buol H. Abdullah Batalipu,M.Si ( Ketua gugus tugas covid 19), Kadis Kesehatan Buol, Direktur RSUD Mokoyurli Buol dr. H. Arianto S. Panambang ( Juru Bicara Gugus Tugas ), Kapolres Buol, Pabung 1305/BT, serta para kepala OPD Buol dan sejumlah wartawan buol sesuai dengan protokol kesehatan.

Wabup Buol dalam sambutannya mengatakan bahwa sekarang ini tim gugus tugas akan melakukan jawaban dan klarifikasi terkait dengan adanya isu yang beredar dimedsos soal penanganan protokol kesehatan terhadap orang yang terkonfirmasi covid 19 terutama terhadap alm ( ZD ) yang dikuburkan beberapa hari yang lalu. Terangnya

Pada konferensi pers tersebut, beberapa media menanyakan soal bagaimana penangan terhadap orang yang terkonfirmasi covid 19 termasuk soal tudingan yang dianggap oleh beberapa oknum tidak sesuai SOP, Juru Bicara gugus tugas covid 19 buol dr. H. Arianto S. Panambang menerangkan bahwa penanganan terhadap pasien (ZD) sudah dilakukan sesuai dengan SOP Protokol Covid 19 karena pada penangan awal telah dilakukan rangkaian pemeriksaan berdasarkan keluhan yakni dilakukan Rapid Antigen dan hasilnya positif.

” Pemeriksaan pasien (ZD) pada (29/02/2021) telah dirawat di RSUD Mokoyurli Buol dan beberapa hasil pemeriksaan penunjang lainnya diantaranya adalah pemeriksaan laboratorium,radiologi dan akhirnya pasien dipindahkan diruangan pasien dan dilakukan penanganan sesuai protokol kesehatan, olehnya setelah dirawat diRSUD Mokoyurli Buol selama 10 hari dan meninggal dunia pada (08/02/2021) pukul 18.00, paparnya

Selain itu, dr. Arianto S. Panambang mengatakan pula bahwa pihaknya melaksanakan semua ini sesuai dengan pedoman Kemenkes 13 Juli 2020 yang mana bahwa pasien dengan pemeriksaan terakhir positif antigen dengan gejala ISPA berat dan dikategorikan Probable Covid 19, dan proses pemakamannya dilakukan dengan protokol covid 19, sebutnya

” dan memang sebelumnya ada persetujuan keluarga untuk penangan secara covid 19 bahkan untuk memindahkan makam alm (ZD) adalah permintaan keluarga dan itu setelah dinyatakan negatif berdasarkan hasil Swab PCR, dan juga ada surat permohonan dari keluarga almarhum yang ditujukan kepada satgas untuk menghadiri proses pemindahan makam tersebut,” jelasnya

Perlu diketahui bahwa pada kesempatan itu pula, salah satu wartawan Heny Manopo media Profaktual.com menanyakan soal pengadaan alat Swab pcr, Kadis Kesehatan Buol M. Rizal Naukoko mengatakan bahwa kedepan pemerintah akan mengupayakan alat untuk pemeriksaan Swab PCR dikabupaten buol, namun pihaknya sebelumnya akan melakukan kordinasi dengan Pemerintah Daerah Buol untuk membicarakan hal tersebut,

” Kami dari awal menempuh berbagai macam program termasuk pemgadaan alat itu, dan hari ini kami sudah merasa berterima kasih kepada pers yang hadir sudah memberikan masukan dan ide-ide terutama mengusulkan pengadaan alat SWAB PCR, namun setelah konferensi pers ini kami akan menggelar rapat dengan tim gugus tugas covid 19 untuk membahas pengadaan alat itu, tutupnya

( Ady Lasuma )

About REDAKSI

Check Also

Satuan Lalulintas Polres Buol Amankan Kecelakaan Dua Kendaraan Di Desa Ilambe

SHARE :    Buol,Sigipos.com – Dalam wujudkan Pelayanan Prima Polri Presisi kepada masyarakat, Satuan Lalulintas Polres Buol …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *