Senin , 20 September 2021

Ketua Pengurus Kerukunan Toraja Palolo Dukung Polri Wujudkan Harkamtibmas

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  

SIGI, Sigipos.com,- Robert T S.pd selaku Ketua Pengurus Kerukunan Toraja Palolo di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah mendukung Polri untuk terus mengungkap jaringan teroris. Menurutnya, tindakan teroris sangat melukai rasa kemanusiaan dan tidak dibenarkan oleh seluruh umat beragama.

“Saya mengecam dan mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Tanah Air, termasuk di Sigi dan Kabupaten Poso,” kata Robert T S.pd dalam keterangannya, Senin Jumat 18 Juni 2021.

Robert juga mendukung upaya TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Madago Raya 2021, untuk terus melakukan penegakkan hukum secara tegas dan terukur terhadap kelompok DPO Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

“Kami mendukung upaya aparat Polri dan TNI melaksanakan Operasi Madago Raya 2021 untuk melakukan penegakkan hukum secara tegas dan terukur terhadap kelompok DPO MIT pimpinan Ali Kalora,” ujarnya.

“Karena pelaku sudah berulang kali melakukan pembunuhan dan teror yang meresahkan warga Sigi dan Poso. Masyarakat sangat membutuhkan rasa aman,” sambungnya.

Kepada seluruh warga, Robert T S.pd Ketua Pengurus Toraja Palolo meminta masyarakat dan umat untuk tetap percaya kepada pemerintah bersama aparat TNI dan Polri dalam mengejar para pelaku teror itu.

“Masyarakat Sulteng, jangan terpancing dengan berita-berita hoax maupun provokatif yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas serta memecah belah umat beragama khusunya di Kabupaten Poso dan sigi” imbaunya.

Selain itu, Robert juga mengimbau agar warganet senantiasa waspada terhadap konten radikalisme dan provokatif di media sosial. Olehnya saya mengajak warganet melaporkan konten radikalisme kepada platform media sosial tersebut.

Karena konten-konten seperti itu dapat memecah-belah masyarakat dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Jangan mudah terprovokasi. Jika ada konten yang tak layak, mari melakukan report ke penyedia platform agar Facebook, Twitter, Instagram, YouTube dan sebagainya agar segera menurunkan konten tak layak tersebut,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia juga mengajak seluruh elemen warganet terlebih generasi milenial agar senantiasa konsisten menyebarkan konten positif seputar persatuan dan perdamaian di media sosial, serta tidak menyebarkan konten aksi terorisme seperti foto maupun video.

“Masyarakat jangan ikut-ikutan memposting atau menyebarluaskan konten foto, gambar, atau video korban aksi terorisme di media sosial. Karena memberikan peluang bagi pelaku teror untuk mencapai tujuannya yakni menyebarkan ketakutan di kalangan masyarakat,” pungkasnya.***

About REDAKSI

Check Also

Tujuh Fraksi DPRD Sigi Setujui Ranperda APBD Perubahan 2021

SHARE :    SIGI,Sigipos.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi gelar rapat paripurna ke-tiga masa persidangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *