Jumat , 22 Oktober 2021

Peduli Petani, Pemerintah Desa Pinapuan Bangun Sulingan Nilam

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  

Banggai, Pinapuan Sigipos.com,- Pemerintah Desa Pinapuan tak henti-hentinya berinisiatif guna memajukan perekonomian warganya.

Mulai dari mendorong semangat hingga mengusahakan yang terbaik kepada warga, khususnya petani pegiat perkebunan tanaman Nilam yang saat ini sedang digandrungi oleh petani diwilayah kabupaten Banggai.

Hal ini dibuktikan dengan dimasukkannya program pengadaan sulingan Minyak Nilam pada Dana Desa (DD), Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Desa Pinapuan tahun anggaran 2021.

Untuk awal program, alat sulingan ini diadakan sebanyak 1 (satu) set dengan tabung sulingan dari bahan stainless steel satu paket dengan bibit Nilam sebanyak 1250 stek bibit untuk 46 orang petani, dan alat suling saat ini sudah pada tahap pekerjaan, di bangun di wilayah dusun 01 Desa Pinapuan.

“Kami sudah realisasikan pada tahap 1 (satu) untuk pembuatan alat sulingan Nilam dan saat ini sudah pada tahap pekerjaan, juga pengadaan bibit Nilam untuk 46 petani penerima yang masing-masing anggota Kelompok Penerima Manfaat (anggota KPM) menerima sebanyak 1250 stek bibit Nilam”, kata Kades Pinapuan saat dikonfirmasi awak media ini pada Rabu, 23/06/2021.

Masih dari Kades Wilson Djaka, dia menceritakan kalau ide pembuatan alat sulingan Nilam tersebut sudah ada sejak warganya mulai tertarik menanam Nilam, disamping itu juga usulan beberapah warga pegiat tanaman Nilam diperkuat oleh masukan dan usul ketua BPD baik saat rapat Desa dan rapat koordinasi internal pemerintahan Desa pun selalu dibahas bersama Ketua BPD yang kemudian disepakati untuk dimasukkan pada agenda pemerintah Desa tahun 2021.

Menurut kades, pertimbangan lain yang di ambil oleh pemerintah Desa bersama BPD yakni jumlah petani penanam Nilam di Desa yang makin bertambah, dimana perkiraan saat ini ada sekitar 23 Hekto Are yang sudah diolah dan ini adalah potensi yang harus kita pikirkan mengingat untuk bisa menghasilkan pendapatan, proses produksi Nilam harus menggunakan alat suling baru ada nilai jual. Bisa juga dijual dalam bentuk bahan mentah namun hasilnya kurang maksimal.

Oleh kades, nantinya setelah selesai dibangun, alat sulingan Nilam tersebut akan diserahkan ke BUMDES SAMATULU’ untuk dikelola dan menjadi sumber pendapatan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga khususnya petani Nilam disamping itu diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan (PAD) Desa.

Di tempat lain saat dikonfirmasi, Ketua BPD Pinapuan Mulyadi Liaga membenarkan hal itu, dan menurut Ketua BPD yang akrab disapa Pak Yadi bahwa keputusan pengadaan alat sulingan Nilam sudah tepat mengingat saat ini, anemo petani penanam Nilam sangat tinggi dan tempat penyulingan Nilam harus menempuh jarak puluhan kilometer, itupun warga kesulitan dengan alat angkut yang masih minim di Desa Pinapuan.

“Iya, saat ini sudah dibangun sulingan Nilam, dan itu usulan warga sehingga kami tindak lanjut ke rapat Pemerintahan Desa dan syukurlah usul itu disetujui oleh pemerintah dalam hal ini kepala Desa sehingga menjadi salah satu item kegiatan pembangunan Desa tahun ini”, tutur Ketua BPD Mulyadi Liaga. (Tam).

About REDAKSI

Check Also

Wabup Banggai Paparkan Materi Peran Pemda untuk kemajuan Universitas Tompotika Luwuk

SHARE :    Banggai, sigipos.com,- Wakil Bupati Banggai, Drs.H. Furqanuddin.M paparkan materi Peran pemerintah Daerah Dalam Pembangunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *