Senin , 20 September 2021
Rapat di Balai Desa Lahuafu, membicarakan blasting yang dilakukan PT. MBN

Warga Protes Mabes Polri Izinkan PT. MBN “Blasting” di Pemukiman Warga

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  

MOROWALI, Sigipos.com– Terkait dengan perizinan blasting (pengeboman) yang dilakukan PT. Mineral Bumi Nusantara (MBN) di Desa Lahuafu, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, ternyata sudah mendapatkan izin dari Mabes Polri. Hal tersebut nampaknya dibenarkan oleh Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso, SH kepada media ini melalui WhatsApps.

Namun saat ditanya apakah izin blasting diperbolehkan dekat dengan pemukiman warga ? Kapolda Sulteng tidak menjawab, namun terlihat contreng dua di WhatsApps, pertanda telah dibaca, Kamis (28/07/21).

Di tempat lain, salah satu Warga Desa Lahuafu pada saat usai rapat bersama pihak PT. MBN di Balai Desa Lahuafu dan dihadiri Sekcam Bungku Timur, Kapolsek Bungku, AKP.Ahmad, Danramil Bungku, Kapten Sukamto, Kabid Lingkungan Hidup, Anwar Saimu, KTT PT. MBN, Muhdar, Kepala Desa dan masyarakat Desa Lahuafu serta Desa Usongi mengatakan, akibat dari blasting tersebut, telah menuai protes dari warga karena PT. MBN melakukan aktifitasnya di Desa Lahuafu persis di atas jalan Trans Sulawesi.

Karena jarak antara lokasi aktifitas PT MBN dengan Desa Usongi sangat dekat, sehingga dampak yang diakibatkan aktifitas itu, sangat dirasakan di dua desa.

“Seperti kejadian belum lama ini, dengan adanya blasting yang dilakukan PT. MBN mengakibatkan kendaraan yang lewat di jalan Trans, kejatuhan material batu dari atas gunung. Begitu juga atap rumah warga Desa Lahuafu, mengalami kerusakan,” jelas warga.

Untuk itu warga meminta agar pihak PT. MBN menghentikan blasting atau pengeboman. Dengan demikian tidak ada lagi kejadian yang menimpa warga Desa Usongi maupun para pengedara yang sedang lewat di Jalan Trans Sulawesi.

Namun yang menjadi pertanyaan besar bagi warga adalah, mengapa pihak Mabes Polri memberikan izin blasting kepada PT. MBN di areal pemukiman warga Desa Lahuafu dan Desa Usongi ?

“Karena jelas sangat membahayakan keselamatan warga kami dan pengendara yang melintas di Jalan Trans Sulawesi. Jangan cuma materi saja yang dipikirkan, tetapi yang lebih penting keselamatan nyawa manusia,” tukas salah seorang warga Usongi.

Sementara itu di kantor PT. MBN, KTT PT. Mineral Bumi Nusantara, Muhdar mengakui jika izin blasting sudah ada dari Mabes Polri dan terkait izin jety juga sudah ada. Namun Muhdar tidak bersedia menunjukkan surat dokumen izin tersebut kepada awak media. Ia hanya mengatakan ada. (pri)

About REDAKSI

Check Also

Pemuda Asal Bangkep Hilang Terseret Arus Sungai

SHARE :    BANGGAI, Sigipos.com- Kapolsek Batui, Iptu I Kadek Yoga Widata, SH bersama anggotanya dan warga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *