Sabtu , 16 Oktober 2021
Polisi bersama warga, mengevakuasi anak pembacok ayahnya. Ia juga tewas lantaran tenggelam di Sungai Tulo. (hmspolressigi)

Anak Bacok Ayah Kandung Hingga Tewas Berlumuran Darah

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  

SIGI, Sigipos.com- Seorang anak di Desa Tulo Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, begitu tega membacok ayah kandungnya hingga tewas dan dua warga yang melerai, juga dibacok, hingga mengalami luka–luka yang cukup parah, Minggu (26/09/21).

Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama, SH, SIK, MH melalui Kasubbag Humas Polres Sigi, Iptu Ferri Triyanto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian mengenaskan itu.

“Memang benar kejadian pembacokan oleh salah satu anak dengan inisial Lk. AR (16) di Desa Tulo, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi pada Minggu (26/09/21) sekitar pukul 10.30 wita, yang mengakibatkan tiga orang korban, yakni ayah kandungnya sendiri Lk. AI (56) yang meninggal dunia, dan dua warga yang masih ada hubungan keluarga dengan pelaku, yakni Lk. AH (23) dan Lk. TM (73), mengalami luka luka pada bagian tubuhnya,” paparnya.

Selanjutnya Iptu Ferri Triyanto menceritakan kronologis kejadian, bermula saat pelaku AR menanyakan kepada bapaknya, AL tentang ayamnya di dalam kandang, apa sudah dikeluarkan atau belum. Sang ayah pun menjawab, sudah dikeluarkan.

Namun tiba-tiba pelaku AR seperti kesetanan, langsung melemparkan batu ke korban, kemudian mengambil parang dan langsung membacok korban berkali-kali di bagian badan dan muka korban.

Melihat hal itu, ibu dari pelaku, yakni SA langsung berlari untuk memberitahukan kepada tetangganya, yaitu korban TM dan AH agar melerai pelaku. Namun pelaku langsung membalik dan mengayunkan parang dan menebas ke arah kedua korban.

Setelah mendapat laporan dari warga, personel Polsek Dolo yang dipimpin langsung Kapolsek Dolo, Iptu Jimmy M. Tobing langsung menuju TKP guna menolong korban dan bersama masyarakat melakukan pengejaran kepada pelaku yang melarikan diri kearah sungai, yang kemudian melompat kesungai. Namun naas, pelaku tidak dapat berenang, sehingga akhirnya tewas tenggelam di Sungai Tulo.

Melihat itu, Polisi bersama warga mengevakuasi pelaku dan membawa ke rumahnya untuk disemayamkan, selanjutnya dimakamkan.

Dari kejadian tersebut, Kapolsek Dolo bersama anggotanya dengan dibantu Unit Reskrim langsung melakukan olah TKP dan mengambil keterangan dari para korban serta saksi, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut serta mengamankan barang bukti untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

“Hal ini adalah merupakan duka besar bagi kita semua serta harus menjadi pembelajaran kepada kita selaku orang tua agar selalu menitipkan nilai-nilai akhlak, budi pekerti dan keagamaan kepada putra putri kita. Kemudian memberikan cohtoh tauladan kepada setiap buah hati, agar mereka dapat selalu menghormati dan menghargai setiap kata dan keputusan yang diberikan,” tutur Kasubbag Humas Polres Sigi, Iptu Ferri.

Setiap anak, kata Itu Ferri, adalah mutiara bagi orang tua. Namun sikap perlindungan, kasih sayang dan kebebasan yang diberikan hendaknya terukur, sehingga anak dapat lebih dewasa dalam berpikir dan bersikap.

“Saya sangat berharap kejadian yang sangat memilukan ini tidak terjadi kembali khususnya di wilayah kabupaten Sigi,” ujar Iptu Ferri, mengakhiri rilisnya. (sp/tbn)

About REDAKSI

Check Also

Polisi Periksa 5 Warbin Korban “Penganiayaan” di Lapas Parimo

SHARE :    PARIMO, Sigipos.com– Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mulai melakukan pemeriksaan terhadap lima …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *