Sabtu , 16 Oktober 2021
Nampak para Warbin berusaha menduduki ruangan Lapas Parigi. (foto : radarparimo.com)

Warbin “Mengamuk” Duduki Lapas Parigi Moutong

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  

PARIMO, Sigipos.com- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Olaya, Parigi, Sulawesi Tengah, ricuh. Ratusan Warga Binaan (Warbin) menduduki sebagian ruangan kantor Lapas. Kericuhan itu diduga akibat para Warbin menuntut keadilan, Kamis (7/10/21).

Berdasarkan pantauan radarparimo.com, sebagian besar ruangan kantor telah dikuasai ratusan Warbin. Bahkan, mereka melakukan tindakan anarkis, dengan merusak sejumlah fasilitas dalam ruangan, dan mengancam membakar surat-surat penting di dalam ruangan itu.

Tindakan anarkis pun ditunjukan dengan aksi lempar batu, dan beberapa botol kaca ke arah para petugas yang mencoba menenangkan Warbin disisi tengah gerbang utama menuju ruang tahanan.

“Teman-teman coba tenang, bicara baik-baik biar saya tahu apa tuntutan kalian,” ungkap Kepala Lapas Parigi Moutong, Muhammad Askari Utomo, saat mencoba menenangkan Warbin.

Dia pun berjanji, akan segera menindaklanjuti permintaan Warbin, jika menyampaikan tuntutan disampaikan secara baik-baik.

Namun upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Karena Warbin terus saja melakukan tindakan anarkis, dengan nekat kembali melempari petugas.

Kemudian, karena tindakan anarkis itu akhirnya pihak kepolisian membuang tembakan peringatan, untuk menenangkan situasi. Tetapi, ratusan Warbin tetap saja berupaya menerobos gerbang utama menuju pintu keluar Lapas.

Nampak dari luar Lapas, terlihat asap hitam mengepul dari sisi kanan yang berasal dari dalam Lapas. Diperkirakan asap itu dari berbagai perlalatan yang sengaja dibakar oleh para Warbin yang “mengamuk”.

Situasi di luar Lapas, puluhan personel Polres Parigi Moutong bersiaga untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang ditimbulkan dari kericuan tersebut. Begitu juga dengan mobil pemadam kebakaran juga disiagakan di area Lapas.

Hingga kini, penyebab kericuan belum diketahui. Pihak Lapas belum mengeluarkan keterangan resminya. Tetapi dari informasi di lapangan, diketahui penyebab peristiwa itu diduga akibat tindakan dari salah satu petugas Lapas yang tidak diterima oleh Warbin.

Informasi yang diperoleh, kericuan terjadi sekira pukul 14.00 WITA dan puncaknya terjadi sekira pukul 16.00 WITA. (SP/rapar.com)

About REDAKSI

Check Also

Resmi Dilantik Bakomstra-da Demokrat Sulteng, Tancap Gas

SHARE :    PALU, Sigipos.com – Resmi dilantik pada jumat kemarin (8/10), Badan Komunikasi Stategis Daerah ( …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *