Selasa , 18 Januari 2022

Pelatihan Awal Masa Tugas BPD tahun 2021 Resmi Ditutup

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  

SIGI, Sigipos.com,- Pelatihan awal masa tugas BPD tahun 2021 yang berlangsung selama tiga hari, secara resmi ditutup langsung oleh Bupati Sigi diwakili Asisten 1 Bidang pemerintahan Andi Ilham, S.Sos.MM berlangsung di Aula Tadulako Desa Sidera Jumat (24/12/2021)

Hadir pada penutupan tersebut adalah Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Sigi Ruslan, Ketua BKAD, Kecamatan Dolo, Dolo Barat Dan Dolo Selatan para BPD, para pendamping desa di tiga Kecamatan, Dolo, Dolo Barat, dan Dolo Selatan.

Dalam Sambutan Bupati Sigi yang diwalili Asisten 1 Bidang pemerintahan menyampaikan ucapan selamat kepada anggota BPD periode 2021-2027 yang peresmiannya baru saja bersama sama kita laksanakan pada tanggal 28 di bulan september 2021 yang lalu.

semoga momentum tersebut akan menambah semangat baru dalam upaya kita membangun kabupaten sigi di masa yang akan datang
berdasarkan undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa yang menyebutkan bahwa pemerintahan desa adalah desa bersam BPD, pemerintah desa dalam menjalankan tugas bertanggungjawab kepada bupati sehingga kita adalah satu tujuan mewujudka masyarakat sigi yang sehat, cerdas dan sejahtera.


” saya berharap kepada para bpd untuk segera menyesuaikan diri dan bekerja agar paham betul dengan situas kondisi, potensi, problematika serta aspiras yang ada di masyarakat, selalu kedepankan budaya jujur gotong rcyong, kebersamaan, dan terbuka di dalam bekerua dan melayani masyarakat,” harapnya.

seorang anggota BPD merupakan salah satu pilar kokoya penyelenggaraan otonomi daerah, fungsi politik anggota bpd sebagai kanal aspirasi dan pengawasan terhadap perdes sangatlah penting dalam menentukan kemajuan suatu desa.

BPD sebagai lembaga formal yang memilik peran strategis dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, demokratisasi dan kesejahteraan warga haruslah mampu menjadi benteng dari iklim budaya yang tidak terbuka dalam tatanan pemerintah desa serta mampu merumuskan indikator kinerja agar masyarakat dapat melakukan penjagaan terhadap bpd itu sendiri.

” oleh karenanya kepada setiap anggota bpd tentunya kita harapkan agar senantiasa dapat meningkatkan kapasitas sdm dan inovasinya untuk menghindari persoalan hubungan disharmonis antara bpd dan pemerintah desa yang acapkali terjadi akibat kesenjangan pemahaman atas pengetahuan regulasi yang ada kekuatan bpd itu terletak pada kemampuan check and balanoces, bpd memiliki hak bertanya, konfirmasi mengenai
pembangunan desa,”jelasnya

terkait apa saja program yang sudah berjalan, yang sedang berjalan dan yang tidak dijalankan oleh karena itu bpd harus benar-benar bisa menjadi partner kepala desa dalam membangun desanya. bpd harus bisa menjadi pilar utama dan jembatan koordinasi kerja pemerintah desa dan masyarakat.

” BPD tidak boleh dinilai hanya sebagai “pemberi stempel” untuk memberikan legitimasi kepada pemerintah desa. oleh karena itu anggota bpd jangan sampai kurang memahami perumusan agenda
agenda yang diharapkan secara efektif dapat menciptakan pembaruan di desa,”pungkasnya

dengan undang undang desa, desa memiliki potensi cukup besaf didalam membuka peluang berkembangnya desa menjadi mandif dan sejahtera. menuju desa mandiri sejahtera tentu tidakla mudah.

” oleh karenanya pengembangan desa memerlukan topanga kapasitas seorang anggota bpd,”tutupnya. (Lin)

About REDAKSI

Check Also

Muskab Perbaikin Sigi, Secara Aklamasi Jamaludin L. Nusu kembali terpilih Sebagai Ketum

SHARE :    SIGI – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Perbakin Sigi ke 2, yang akan memilih ketua umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *