Jumat , 12 Agustus 2022

Wabup Berharap Caritas Swiss Indonesia dan WPI Bisa Memperpanjang Program

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  

SIGI – Wakil Bupati Sigi Dr. Samuel Yansen Pongi,SE., M.Si, membuka secara resmi Diseminasi Hasil Studi Evaluasi Program Livelihood Bersama Caritas Switzerland dan Yayasan Pusaka Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Countro representative Caritas Swiss Indonesia Leyn Gantare, Tim i-Hi Konsultan, Kepala OPD atau yang mewakili, Camat Dolo Selatan, dan Kepala Desa.

Countro representative Caritas Swiss Indonesia Leyn Gantare mengucapkan Terima kasih kepada Yayasan pusaka Indonesia yang telah mengimplementasikan program ini dan sudah berakhir pada bulan Januari dan i-Hi consulting yang sudah melakukan evaluasi.

” Untuk 3-5 tahun ke depan Palu dan khususnya Sigi akan menjadi penyuplai makanan untuk Ibukota Nasional. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk kita belajar melihat apa yang kita bangun kedepan,”ajaknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sigi dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi menyampaikan terima kasih banyak kepada Caritas Swiss bersama Yayasan Pusaka Indonesia dan i-Hi konsultan yang mengevaluasi secara keseluruhan kegiatan ini.

” Karena di saat bencana melanda kita memang membutuhkan bantuan dan salah satu NGO yang membantu saat itu yaitu Caritas” ungkap Wabup

Wabup juga mengucapkan terima kasih kepada OPD terkait dan juga Camat serta Kepala Desa yang juga ikut membantu dalam rangka pemulihan ekonomi.

” Dari dampingan selama ini kita berharap bahwa pasca crossing program maka kita harus mandiri, kita memanfaatkan program ibukota negara yang baru. Pemerintah berharap masyarakat yang selama ini sudah didampingi akan terus melakukan terobosan, inovasi, ide dan gagasan untuk ekonomi yang akan didampingi oleh Kepala Desa dan OPD terkait dimana program luncuran dari Pemerintah Daerah seperti bantuan bibit gratis dan termasuk peternakan yang disesuaikan dengan kondisi geografis yang diharapkan bisa kita suplai ke IKN yang baru nanti,”harapnya.

Wabub juga sangat berharap Caritas Swiss Indonesia dan WPI bisa memperpanjang program ini.

Selanjutnya Wabup menyampaikan hal terkait dengan Program KUR 0 persen yang sudah mulai diluncur di Sigi pada tahun ini. KUR ini bisa untuk UMKM dan pertanian peternakan yang bekerja sama dengan Bank. Beliau juga menyampaikan terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan yang juga akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Sigi.

” Sedangkan di segi peternakan tahun ini Pemda membeli 200 indukan sapi yang dikembangkan di Tandau dan SPR yang akan di inseminasi buatan dan anaknya akan dibagikan kepada masyarakat, dengan harapan kedepan kita juga akan menjadi penyuplai daging”tuturnya.

About REDAKSI

Check Also

Hari Ini KTB Desa Bangga Berangkat Ketorue Salurkan Bantuan

SHARE :    SIGI,- Kelompok Tangap Bencana Desa Bangga Kecamatan Dolo Selatan Minggu 7 Agustus 2022 akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *