Tinjau SDN 1 Bangga, Anggota DPRD Soroti Masih Kekurangan Tiga Ruang Kelas

SIGI– Anggota DPRD Sigi menyoroti kondisi sarana dan prasarana pendidikan saat melakukan kunjungan langsung ke SDN 1 Desa Bangga Kecamatan Dolo Selatan, Jumat (4/9/2026).

Anggota DPRD Sigi Herman latabe Selalu Ketua Komisi 3 yang didampingi langsung anggota DPRD Sigi Haziza bersama Fadlin mengatakan Dalam peninjauan tersebut, ditemukan kebutuhan penambahan tiga ruang kelas untuk menunjang proses belajar mengajar yang hingga saat ini murid SDN 1 Bangga tiga ruang masih mengunakan Kelas darurat .

Herman menyampaikan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah daerah dinilai perlu memberikan perhatian serius terhadap sekolah yang masih kekurangan fasilitas pendidikan.

“Kami turun langsung melihat kondisi sekolah. Kekurangan ruang kelas ini merupakan kebutuhan mendasar yang harus segera mendapat perhatian pemerintah daerah. Jangan sampai keterbatasan fasilitas mengganggu proses belajar dan kenyamanan anak-anak kita,” tegas Herman Politisi Partai PBB ini.

Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan tidak hanya berbicara mengenai peningkatan kualitas tenaga pendidik, tetapi juga harus diimbangi dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai.

Ia meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait agar melakukan pendataan dan menyusun skala prioritas terhadap sekolah-sekolah yang membutuhkan penambahan ruang kelas.

“Kami akan membawa aspirasi ini dalam pembahasan bersama pemerintah daerah. Kalau memang kebutuhan ruang kelas sudah mendesak, harus menjadi prioritas dalam perencanaan dan penganggaran,” ujarnya.

Pihak sekolah berharap hasil kunjungan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata, sehingga pembangunan ruang kelas baru dapat segera direalisasikan.

Anggota DPRD Sigi Herman menegaskan bahwa pihaknya bersama Anggota DPRD Lainya akan terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

“Ini bukan sekadar kunjungan. Kami ingin ada tindak lanjut dan solusi nyata. Anak-anak di daerah juga berhak mendapatkan ruang belajar yang layak dan nyaman,” tutupnya.